” Nak, bangun… udah adzan subuh. Sarapanmu sudah ibu siapkan di meja…”
Tradisi ini sudah berlangsung 28 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat.
Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku sekarang telah menjadi seorang ibu, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.
” Ibu sayang… gak usah repot-repot Bu. Ingin kubalas jasa Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.
Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuah artikel yang kubaca … orang yang lanjut usia bisa sangat sensitif dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak ….. tapi entahlah…. Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih. Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa
Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya,
” Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibu sedih ? ” Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana . Terbata-bata Ibu berkata,
” Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu. Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa lagi jajanin kalian. Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri ”
Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.
Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.
Diam-diam aku bermuhasabah. .. Apa yang telah kupersembahkan untuk Ibu
dalam usiaku sekarang ? Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera putrinya ? Ketika itu kutanya pada Ibu,
Ibu menjawab, “Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu. Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu. Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu . Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua.”
Lagi-lagi aku hanya bisa berucap,
“Ampuni aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan sesuatu.
Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan.
Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun. Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud. Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan adik-adik sering tertidurlagi…
Ah, maafin kami Ibu … 18 jam sehari sebagai “pekerja” seakan tak
pernah membuat Ibu lelah.. Sanggupkah aku ya Allah ?
“Nak… bangun nak, udah azan subuh .. sarapannya sudah Ibu siapkan dimeja.. ”
Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu
sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya
lekat-lekat dan kuucapkan,
” Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati,
ijinkan aku membahagiakan Ibu…”Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. ..
Cintaku ini milikmu, Ibu… Aku masih sangat membutuhkanmu. .. Maafkan
aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..
Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat
“aku sayang padamu… “, namun begitu, Rasulullah menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai karena Allah.
Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita … Ibu dan ayah walau mereka tak pernah meminta dan mungkin telah tiada. Percayalah.. . kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan bahagia.
Wallaahua’lam
“Ya Allah, cintai Ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakanIbu…, dan jika saatnya nanti Ibu Kau panggil, panggillah dalam keadaan
khusnul khatimah. Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah ia
sebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil ”
Minggu, 23 Oktober 2011
Jumat, 30 September 2011
Perpisahan
Seperti takdir sebuah pertemuan, maka perpisahanpun menjadi keharusan. Kalo udah ketemu dengan siapapun apapun bentuknya, maka siap gak siap suatu hari cepat ato lambat kitapun akan perpisah hanya saja caranya beda-beda. Ada yg berpisah untuk ketemu lg, ada pula yg babay selamanya. Mengutip lagunya Megi z (kalo kagak salah) katanya sih 'bukan perpisahan yg kutangisi tapi pertemuan yg ku sesali' suwitt.. suwitt.. ketauan dah saya demen lagu dandutt.. misyuuu fren 13typ... ai lopyu..
Jumat, 23 September 2011
Sebuah nasehat yang indah…
Hendaklah engkau bersama istrimu membangun sebuah kehidupan rumah tangga yang berlandaskan iman dan taqwa, dirikanlah tiang-tiangnya berupa shalatmu, baik yang wajib maupun yang sunnah, dindingilah istana rumah tanggamu dengan beton-beton yang kuat berupa amal-amal shaleh dan silaturahmi-silaturahmimu, pasanglah rusuk-rusuk atapnya berupa puasamu, zakatmu, beserta hajimu kelak, dan semoga akhirnya Allah SWT akan memberikan keteduhan atap berupa rahmat dan ridla-Nya dimana kalian dapat bernaung dengan tentram dan damai bukan saja di dunia ini tetapi juga di akhirat nanti. Semoga rumah tanggamu akan dihangatkan oleh kehadiran dan celoteh anak-anakmu yang shaleh dan shalihah yang akan membahagiakan kita semua. Semoga Allah menganugerahkan-Nya kelak. Amiin Ya Rabbal ‘alamiin. Sekarang dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim, disertai doa Ibu dan Bapak, berlayarlah engkau mengarungi samudera hidup dengan niat yang lurus, iman yang teguh serta hati yang mantap. Namun apabila biduk rumah tanggamu terbentur karang-karang tajam, bila impian-impian indah dihadapkan kepada kenyataan-kenyataan yang pahit, bila bukit-bukit harapan diguncang gempa cobaan, Ibu dan Bapak ingin agar engkau kuat berpegang pada tali Allah, khusyu’ bersujud mohon petunjuk, teguh tangguh berdampingan, tetap tegar menghadapi segala tantangan hidup. Semoga tercapailah segala yang kau dambakan, selama hal itu akan membawa kepada keselamatan dan kebahagiaan lahir bathin dunia dan akhirat. Amiin Ya Rabbal ‘alamiin.
Kamis, 16 Juni 2011
namaku " Alysha Zahra Rubyanti "
sebuah anugerah terindah ibu bisa memiliki seorang bidadari kecil, bayi yang cantik telah lahir dari rahim ibu. Alhamdulillah… Alhamdulillah dan terus ibu berucap syukur kepadaMu ya Rabb.
Alysha Zahra Rubyanti… itulah nama yang cantik yang kami berikan kepada buah hati kami yang cantik. Nama yang penuh arti dan penuh harapan.
Alysha pemberian nama dari kk salasiah
Zahra yang artinya putih
Rubyanti berasal dari bahasa cina yang artinya permata ibu.
yang pada akhirnya kami ayah dan ibu berharap buah hati kami ini bisa menjadi anak yang cantik ,bercahaya dalam imannya yang bisa memenuhi semua harapan dan tentunya menjadi anak yang brilan / pintar. Amiinnn
Alysha lahir tanggal 16 Juni 2011 lewat operasi ceasar di RS Andhika dengan berat badan 3.2 kg dan panjang badan 49 cm.
semoga ini menjadi awal yang baik. ammmiiinnn. Ayah dan ibu selalu berdoa semoga Alysha menjadi anak yang soleha,banyak rejeki berbakti kepada kedua orangtua dan berguna bagi agama nusa bangsa. ammmiinnn
Alysha Zahra Rubyanti… itulah nama yang cantik yang kami berikan kepada buah hati kami yang cantik. Nama yang penuh arti dan penuh harapan.
Alysha pemberian nama dari kk salasiah
Zahra yang artinya putih
Rubyanti berasal dari bahasa cina yang artinya permata ibu.
yang pada akhirnya kami ayah dan ibu berharap buah hati kami ini bisa menjadi anak yang cantik ,bercahaya dalam imannya yang bisa memenuhi semua harapan dan tentunya menjadi anak yang brilan / pintar. Amiinnn
Alysha lahir tanggal 16 Juni 2011 lewat operasi ceasar di RS Andhika dengan berat badan 3.2 kg dan panjang badan 49 cm.
semoga ini menjadi awal yang baik. ammmiiinnn. Ayah dan ibu selalu berdoa semoga Alysha menjadi anak yang soleha,banyak rejeki berbakti kepada kedua orangtua dan berguna bagi agama nusa bangsa. ammmiinnn
Senin, 21 Maret 2011
Doa Rezeki
1. Doa untuk menarik rezeki dari setiap penjuru (dibaca 7x setelah sholat fardhu)
Alloohumma sholli'allaa sayyidnaa muhammadin 'adada anwaa'ir rezeki wal futuuhaati, yaa baasi tholladzii yabsuthur rizqon katsiiron min kulli jihatin min khozaaini rezekika bi ghoiri minnatin makhluuqin bi fadhlika wa karomika wa'alaaaalihi wa shohbihii wa sallama.
Artinya: “Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat yang maha meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakkanlah rezekiku dari segenap setiap penjuru dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu juga. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau”
2. Doa untuk mendapatkan rezeki yang halal (dibaca 3x setelah sholat jumat/sholat fardhu)
ALLAHUMMA YAA GHANIYYU YA HAMIIDU YAA MUBDI’U YAA MU’IIDU YAA RAHIIMU, YAA WADUUDU AGHNINII BI HALAALIKA‘AN HARAAMIKA WAKFINII BI FADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA WA SHALLALLAHU ‘ALAA MUHAMMADIN WA AALIHI WA SALLAMA.
Artinya: “Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat yang mengembalikan, wahai Dzat yang mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau.”
3. Doa untuk mendapatkan rezeki yang melimpah (dibaca setelah sholat fardhu)
ALLAHUMMA YAA AHADU YAA WAAHIDU YAA MAUJUUDU YAA JAWWAADU YAA BAASITHU YAA KARIIMU YAA WAH-HAABU YAA DZATH THOULI YAA GHANIYYU YAA MUGHNII YAA FATTAHU YAA RAZAAQU YAA ‘ALIIMU YAA HAYYU YAA QAYYUMU YAA RAHMAANU YAA RAHIIM YAA BADII’AS SAMAAWAATI WAL ARDHI YAA DZAL JALAALI WAL IKRAANI YA HANNAANU YAA MANNAANU INFAHNI MINKA NAFHATIN KHAIRIN TUGHNINII ‘AMMAN SIWAAKA
Artinya: Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Tunggal tidak memiliki bagian, wahai Dzat Yang Maha Tunggal, tidak menyerupai makhluk dan tidak sekutu, wahai Dzat Yang Maujud, wahai Dzat yang amat murah hati, wahai Dzat yang Melempangkan rezeki, wahai Dzat Yang memiliki anugerah, wahai Dzat Yang maha kaya, wahai Dzat yang Maha membuka, wahai Dzat Yang Maha member rizki, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat yang Maha berdiri sendiri, wahai Dzat Yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Menciptakan langit dan bumi, wahai Dzat Yang Memiliki keagungan dan Kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Memberi, semerbakkanlah aku dari-Mu dengan semerbak yang bagus yang dapat memcukupi aku dari selain Engkau”
4. Doa untuk memudahkan mata pencaharian (dibaca 7x saat menuju tempat kerja)
Bismillahi' Alaa Nafsii Wa Maalii Wa Diinii. Alloohumma Rodhdhinii Bi Qodhooika Wa Baarik Lii Fii Maa Quddiro' Alaihi Hatta Laa Unibbu Ta'jiila Maa Akhkhor Ta Wa Laa Ta Khiiro Maa'Ajjalta.
Artinya: “Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kamu dengan ketetapan-Mu dan berilah kami berkah kepada kami pada segala apa yang Engkau percepat apa yang Engkau akhiri dan tidak pula menyukai mengakhiri apa yang Engkau cepatkan”.
Doa sesudah Sholat Dhuha
ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.
Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.
Alloohumma sholli'allaa sayyidnaa muhammadin 'adada anwaa'ir rezeki wal futuuhaati, yaa baasi tholladzii yabsuthur rizqon katsiiron min kulli jihatin min khozaaini rezekika bi ghoiri minnatin makhluuqin bi fadhlika wa karomika wa'alaaaalihi wa shohbihii wa sallama.
Artinya: “Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat yang maha meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakkanlah rezekiku dari segenap setiap penjuru dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu juga. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau”
2. Doa untuk mendapatkan rezeki yang halal (dibaca 3x setelah sholat jumat/sholat fardhu)
ALLAHUMMA YAA GHANIYYU YA HAMIIDU YAA MUBDI’U YAA MU’IIDU YAA RAHIIMU, YAA WADUUDU AGHNINII BI HALAALIKA‘AN HARAAMIKA WAKFINII BI FADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA WA SHALLALLAHU ‘ALAA MUHAMMADIN WA AALIHI WA SALLAMA.
Artinya: “Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat yang mengembalikan, wahai Dzat yang mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau.”
3. Doa untuk mendapatkan rezeki yang melimpah (dibaca setelah sholat fardhu)
ALLAHUMMA YAA AHADU YAA WAAHIDU YAA MAUJUUDU YAA JAWWAADU YAA BAASITHU YAA KARIIMU YAA WAH-HAABU YAA DZATH THOULI YAA GHANIYYU YAA MUGHNII YAA FATTAHU YAA RAZAAQU YAA ‘ALIIMU YAA HAYYU YAA QAYYUMU YAA RAHMAANU YAA RAHIIM YAA BADII’AS SAMAAWAATI WAL ARDHI YAA DZAL JALAALI WAL IKRAANI YA HANNAANU YAA MANNAANU INFAHNI MINKA NAFHATIN KHAIRIN TUGHNINII ‘AMMAN SIWAAKA
Artinya: Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Tunggal tidak memiliki bagian, wahai Dzat Yang Maha Tunggal, tidak menyerupai makhluk dan tidak sekutu, wahai Dzat Yang Maujud, wahai Dzat yang amat murah hati, wahai Dzat yang Melempangkan rezeki, wahai Dzat Yang memiliki anugerah, wahai Dzat Yang maha kaya, wahai Dzat yang Maha membuka, wahai Dzat Yang Maha member rizki, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat yang Maha berdiri sendiri, wahai Dzat Yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Menciptakan langit dan bumi, wahai Dzat Yang Memiliki keagungan dan Kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Memberi, semerbakkanlah aku dari-Mu dengan semerbak yang bagus yang dapat memcukupi aku dari selain Engkau”
4. Doa untuk memudahkan mata pencaharian (dibaca 7x saat menuju tempat kerja)
Bismillahi' Alaa Nafsii Wa Maalii Wa Diinii. Alloohumma Rodhdhinii Bi Qodhooika Wa Baarik Lii Fii Maa Quddiro' Alaihi Hatta Laa Unibbu Ta'jiila Maa Akhkhor Ta Wa Laa Ta Khiiro Maa'Ajjalta.
Artinya: “Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kamu dengan ketetapan-Mu dan berilah kami berkah kepada kami pada segala apa yang Engkau percepat apa yang Engkau akhiri dan tidak pula menyukai mengakhiri apa yang Engkau cepatkan”.
Doa sesudah Sholat Dhuha
ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.
Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.
Langganan:
Postingan (Atom)


